Kembali ke Artikel
HomeArtikelKomunitas
Komunitas

ASEAN Future Forum Bahas Peran Aktor Non-Pemerintah dalam Diplomasi Regional

Rian

Rian

Tim Redaksi Diaspora Nusantara

21 Jun 20265 min baca
ASEAN Future Forum Bahas Peran Aktor Non-Pemerintah dalam Diplomasi Regional

ASEAN Future Forum Bahas Peran Aktor Non-Pemerintah dalam Diplomasi Regional

HANOI – Peran aktor non-pemerintah dalam memperkuat hubungan antarnegara di kawasan Asia Tenggara menjadi salah satu topik utama yang dibahas dalam ASEAN Future Forum yang berlangsung di Hanoi, Vietnam.

Dalam salah satu agenda forum, Delegasi DPP Partai Golkar yang dipimpin oleh Dave Laksono, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Luar Negeri Vietnam, Nguyen Manh Chuong, di Kompleks Kementerian Luar Negeri Vietnam pada Selasa (9/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas pentingnya pengembangan track-two diplomacy, yaitu jalur diplomasi yang melibatkan berbagai elemen di luar pemerintah, seperti partai politik, akademisi, intelektual, lembaga pemikir, hingga pelaku usaha. Pendekatan ini dinilai mampu melengkapi diplomasi resmi antarnegara sekaligus memperkuat komunikasi dan kerja sama regional.

Nguyen Manh Chuong menjelaskan bahwa ASEAN Future Forum diinisiasi untuk menciptakan ruang dialog yang lebih terbuka dan cair di antara berbagai pemangku kepentingan di kawasan ASEAN, termasuk partai-partai politik dari negara-negara anggota.

Menurutnya, penguatan komunikasi informal antaraktor strategis dapat menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan mendorong kolaborasi kawasan di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang.

Selain itu, pelaksanaan ASEAN Future Forum turut melibatkan Vietnam Diplomatic Academy sebagai mitra penyelenggara. Keterlibatan institusi tersebut bertujuan memperluas partisipasi akademisi, intelektual, peneliti, serta pengamat hubungan internasional dalam proses pertukaran gagasan dan penyusunan rekomendasi kebijakan bagi kawasan.

Menanggapi hal tersebut, Dave Laksono menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Vietnam dalam menyelenggarakan ASEAN Future Forum. Ia menilai forum semacam ini dapat menjadi wadah penting untuk memperkuat hubungan dan membangun kepercayaan di antara berbagai elemen strategis di Asia Tenggara.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap upaya peningkatan hubungan baik antarpartai politik di kawasan sebagai bagian dari kontribusi terhadap penguatan integrasi ASEAN.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Vietnam, Adam Mulawarman. Hadir pula Izhari Mawardi selaku Dewan Penasihat LKI Golkar dan Adhe Nuansa Wibisono dari Pokja Luar Negeri Golkar.

Dari kalangan dunia usaha, diskusi diikuti oleh Adam Suherman dan Andry Suhaili dari Adam Air Group yang turut memberikan perspektif mengenai pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam mendukung hubungan dan kerja sama antarnegara ASEAN.

Melalui forum ini, para peserta sepakat bahwa masa depan ASEAN tidak hanya dibangun melalui hubungan antarpemerintah, tetapi juga melalui kontribusi aktif berbagai elemen masyarakat yang mampu menjembatani dialog, pertukaran gagasan, serta kolaborasi lintas negara demi terciptanya kawasan yang semakin kuat, inklusif, dan berdaya saing global.

(Redaksi)

Artikel Terkait Lainnya